Fajar Junaidi. 2013. Jurnalisme Penyiaran Televisi dan Reportase Televisi. Jakarta: KENCANA. Hal. 6-10.
NEWSWORTHINESS (Kriteria Layak Berita)
Beredarnya berita Hoax beberapa waktu ini, membuat resah masyarakat Indonesia. Kejadian yang seharusnya disampaikan apa adanya malah diberitakan berkebalalikan dan mungkin dapat menimbulkan suatu konflik.Berita yang layak disebut berita adalah:
Timelliness dan immediacy (waktu kejadian)
Proximity (kedekatan kejadian dengan penonton)
Conflict
Eminence dan prominence (orang terkenal)
Cosequence dan impact (konsekuensi dan akibat)
Human interest (menarik perhatian khalayak)
Stasiun televisi mempunyai tanggung jawab menyajikan berita yang bermutu dan dapat dipercaya karena itu adalah asas-asas berita. Kepercayan penonton akan dibawa kemana mengikuti berita yang disiarkan stasiun televisi.
NEWSWORTHINESS (Kriteria Layak Berita)
Beredarnya berita Hoax beberapa waktu ini, membuat resah masyarakat Indonesia. Kejadian yang seharusnya disampaikan apa adanya malah diberitakan berkebalalikan dan mungkin dapat menimbulkan suatu konflik.Berita yang layak disebut berita adalah:
Timelliness dan immediacy (waktu kejadian)
Proximity (kedekatan kejadian dengan penonton)
Conflict
Eminence dan prominence (orang terkenal)
Cosequence dan impact (konsekuensi dan akibat)
Human interest (menarik perhatian khalayak)
Stasiun televisi mempunyai tanggung jawab menyajikan berita yang bermutu dan dapat dipercaya karena itu adalah asas-asas berita. Kepercayan penonton akan dibawa kemana mengikuti berita yang disiarkan stasiun televisi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar