Minggu, 28 Juli 2019

ISI Surakarta - Proposal Kerja Profesi Nabawi TV 2018


PROPOSAL KULIAH KERJA PROFESI
PADA DIVISI PRODUKSI PROGAM ACARA TELEVISI
DI STASIUN TELEVISI NABAWI TV

PROPOSAL
Diajukan Guna Memenuhi sebagian Syarat
Menempuh Kuliah Kerja Profesi (KKP)
Program Studi Televisi dan Film
Jurusan Seni Media Rekam


 
  

Oleh:
Ahmad Nur Chafid Fitriyan
NIM. 15148103



FAKULTAS SENI RUPA DAN DESAIN
INSTITUT SENI INDONESIA SURAKARTA
2018








 LEMBAR PENGESAHAN
KULIAH KERJA PROFESI PADA DIVISI PRODUKSI PROGRAM ACARA TELEVISI DI STASIUN TELEVISI NABAWI TV

         Telah disetujui sebagai Proposal Kuliah Kerja Profesi pada: Surakarta, 20 September 2018





                                                                         Menyetejui,               
                            Dosen Pembimbing                                                   Yang Mengajukan


                Titus Soepono Adji, S.Sn., MA                            Ahmad Nur Chafid Fitriyan  
                    NIP. 1976609152008121001                                          NIM. 15148103





BAB I
PENDAHULUAN

1.      Latar belakang
Perkembangan zaman saat ini begitu pesat. Era modernitas menuntut berfikir kreatif. Terutama pada bidang ilmu pengetahuan dan tegnologi, pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan tegnologi harus dibarengi dengan daya fikir yang maju. Terlebih pada bidang televisi dan film, perkembangan tegnologi saat ini berupaya membuat maju tegnologi konvensional. Jika dulu kita menonton tayangan harus dengan televisi tabung, film dengan layar lebar bioskop. Namun tegnologi modern saat ini menjawab dengan hanya genggaman tangan. Maka sebagai mahasiswa yang belajar pada perguruan tinggi dituntut kompeten bidang televisi dan film. Tidak hanya dengan materi tatap muka di kelas, namun juga dengan praktik lapangan. Mahasiswa menerapkan teori dan penggunaannya di lapangan. Kuliah kerja profesi merupakan bentuk pemenuhan kompetensi mahasiswa yang didapat selama perkuliahan, KKP diperlukan  untuk membentuk mental bekerja dalam industri televisi dan film. Selain itu mengasah kreatifitas dalam bekerja. KKP merupakan tolak ukur bagaimana bekerja yang sebenarnya setelah terjun dalam industri televisi dan film.
Channel Nabawi merupakan stasiun televisi cabang dari Irtsun Nabawi yang berpusat di Jordania. Stasiun televisi yang berbasis agama telah membawa kesuksesan secara komersil, sehingga membuka cabang di Indonesia dengan mendirikan Nabawi TV. Salah satu tujuan mahasiswa dalam melaksanakan Kuliah Kerja adalah Nabawi TV. Beberapa progam Nabawi TV memiliki pengambilan gambar yang baik diantara deretan Televisi Nasional, dari segi teknis tersebut yang sudah sangat baik penulis merasa tertantang untuk mengaplikasikan apa yang penulis dapatkan di studi televisi dan film di Nabawi TV.

Untuk merealisasikan hal tersebut, maka kami sebagai mahasiswa Prodi Televisi & Film, Jurusan Seni Media Rekam ISI Surakarta bermaksud untuk melaksanakan Kuliah Kerja Profesi (KKP) atau magang. Kuliah Kerja Profesi ini diharapkan mampu meningkatkan wawasan dan pengetahuan mahasiswa dalambidang pertelevisian, serta untuk mempersiapkan diri sedini mungkin dalam menghadapi dunia kerja di masa yang akan datang.
2.      Tujuan
Pelaksanaan  Kuliah Kerja Profesi pada divisi produksi progam acara televisi di stasiun televisi Nabawi TV bertujuan untuk:
a.       Merealisasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi sesuai visi, misi, dan tujuan Institut Seni Indonesia Surakarta.
b.      Menerapkan hasil belajar teori dengan terjun langsung pada divisi produksi program acara televisi di Nabawi TV
c.       Mengasah hard skill dan soft skill dalam divisi produksi program acara televisi di stasiun televisi Nabawi TV
d.      Menumbuhkan sikap profesional dalam mengemban tugas dan tanggung jawab di lingkungan kerja.
e.       Mendisiplinkan diri untuk membangun etos kerja di lingkungan orang orang profesional.

3.      Manfaat
Kuliah Kerja Profesi yang wajib dilaksanakan sebagai sebagai penyempurnaan kompetensi perkuliahan jurusan S-1 Seni Media Rekam program studi Televisi dan Film sangat bermanfaat bagi mahasiswa, lembaga pendidikan maupun masyarakat, diantaranya adalah :
a.    Bagi Mahasiswa
1)        Sebagai peralihan suasana yang telah didapat oleh mahasiswa di kampus ke dunia kerja profesional.
2)        Memantabkan kreatifitas mahasiswa pada bidang yang telah di tekuni dengan mempraktekkannya di dunia kerja.
3)        Dapat menjalin relasi secara profesional dengan Nabawi TV.



b.   Bagi ISI Surakarta
1)        Merupakan salahsatu cara evaluasi pencapaian kompetensi lulusan dan materi ajar dari jurusan S-1 Seni Media Rekam program studi Televisi dan Film.
2)        Dapat menjalin kerjasama mutualistis dengan pihak Nabawi TV dengan ISI Surakarta.
3)        Dapat memperoleh informasi dari Nabawi TV tentang kompetensi dan kualifikasi SDM yang dibutuhkan.

c.    Bagi Nabawi TV
1)      Sebagai sarana pemantauan generasi berprestasi yang siap kerja.
2)      Memperoleh calon tenaga terdidik yang diperlukan di bidangnya.


4.      Rencana Kerja Profesi
1.      Rasionalisasi Tempat KKP
Perkembangan dunia audio visual yang didorong dengan serba instannya alat dan kemajuan teknologi saat ini, membuat semua orang dapat melakukan ataupun membuat sebuah karya audio visual. Tetapi bila kita benar-benar memandang dari konsep hingga teknik itulah yang menjadi pembeda dari yang profesional dengan yang menggunakan serba instant. Perkembangan televisi di Indonesia bisa kita tinjau dan nikmati dari beberapa kondisi, bisa dari segi pengambilan gambarnya, elemen artistiknya, hingga pematangan konsep yang diproduksi. Banyak dari sederet televisi nasional memiliki berbagai konten, dari News, Agama (Religi), Anak-anak, Hingga Hiburan. Nabawi TV adalah salahsatu televisi yang konsisten memegang visi-misi yang menjadi televisi peneduh dengan konten religinya dengan dikemas modern yang mengedepankan teknik pengambilan gambar yang bagus, elemen artistik yang indah menjadikannya televisi pilihan untuk para penonton setianya.
Berawal dari keberhasilan TV muslim Irtsun Nabawi yang sangat fenomenal di Timur tengah dan memberikan dampak positif secara regional. Maka dibuatlah Nabawi TV di Indonesia untuk menyebarluaskan kedamaian di Asia Tenggara, dengan menjadi penyedia konten muslim terbaik yang berkarakter moderat. Beragam program yang mengisi layar penontonya seperti liputan majelis dari ulama yang terpercaya, kajian, Liputan perjalanan dakwah, Dokumenter, Wawancara dan Dialog (Talkshow), Pesan Ilmu-akhlaq-dakwah. Kesemuanya itu dipersembahkan oleh Nabawi TV kepada Audiensnya di wilayah regional Asia Tenggara.
2.      Rencana Kegiatan
a.         Institusi / Unit yang dituju
Nama Institusi                          : Nabawi TV
Unit/Divisi                                : Divisi Produksi
Bidang                                      : Asisten Produser
Alamat                                       : Gedung Rabithah Alawiyah Lt.6 Jl. TB
Simatupang No. 7A,                    Jakarta 12530
Telepon                                     : (021) 788 433 71
b.        Waktu
Lama KP                                 : 180 jam
Waktu                                      : 5 Desember 2019 – 15 Januari 2018








BAB II
MATERI DAN METODE KULIAH KERJA PROFESI

BAB III
A.    Tinjauan Umum Perusahaan
1.      Informasi Umum Nabawi TV

Gambar. 1

Nabawi TV adalah stasiun televisi nirkabel berbasis Islam moderat yang didirikan pada 15 November 2014 di Jakarta. Nabawi TV merupakan salahsatu wakil cabang Istsun Nabawi, Istsun Nabawi adalah stasiun televisi Jordania yang menjadi patron media dengan konten Islami. Istsun Nabawi menjadi televisi yang maju di negara Jordania. Istsun Nabawi menjadikan media televisi sebagai media dakwah dengan tujuan mengembang metode dakwah di era modern ini. Nabawi TV didirikan dengan konsep yang sama dengan Istsun Nabawi  sebagai media dakwah. Tentu saja dengan penyesuaian program dengan kultur budaya di Indonesia yang beragam. Mengembangkan Islam di Indonesia melalui media televisi.
Nabawi TV mempunyai subjek tayangan untuk semua masyarakat Indonesia, terutama masyarakat yang beragama Islam. Segmentasi program kebanyakan untuk semua umur dengan alasan dakwah Islam memang diperuntukan semua umat di berberbagai segmentasi umur masyarakat Indonesia. Saat ini Nabawi TV dapat disaksikan melalui satelit Nin media channel 25 dan aplikasi Nabawi TV (Play store & App store).

2.      Sejarah Perusahaan
Nabawi TV berawal dari stasiun televisi Istsun Nabawi yang menyebarkan media dakwah di Jordania. “Istsun Nabawi merupakan stasiun televisi di Jordania yang menjadi patron media dengan konten islami. Stasiun televisi ini pada awalnya dicetuskan oleh Muhammad bin Abdurrahman Assegaf, seorang pendakwah yang mendunia. Dia melirik dunia media khususnya televisi dalam menyebarkan dakwah menggunakan media televisi dengan berbagai macam alasan dan tujuan. Sejak saat itu, Muhammad Assegaf mulai mewujudkan terobosan tentang metode dakwah baru menggunakan media televisi, dimulai dari Jeddah, lalu Jordania, kemudian disusul oleh Mesir dan Yaman, Istsun Nabawi mengudara di Jazirah Arab.[1] Kemudian Nabawi TV didirikan pada 15 November 2014, Nabawi TV menjadi wakil cabang dari Istsun Nabawi di Asia tenggara. Agama Islam yang menjadi agama mayoritas masyarakat Indonesia menjadi salahsatu tolak ukur Istsun Nabawi membuka cabang di Indonesia. Tayangan yang ada di Istsun Nabawi dimodifikasi dengan budaya yang ada di Indonesia.
 ”Kondisi tayangan di Istsun Nabawi menyesuaikan kondisi mayoritas masyarakat, sebagai contoh di Saudi. Tetapi di Nabawi TV yang menyebarkan tayangannya di Indonesia, dengan kondisi masyarakatnya yang heterogen, kultur budaya yang masih sangat kental. Membuat tayangan yang disampaikan oleh Istsun Nabawi dengan Nabawi TV berbeda, untuk menyesuaikan dnegan masyarakat di wilayah tersebut. Tetapi dari perbedaan tersebut antara Istsun Nabawi dan Nabawi TV, keduanya memiliki nilai dan sikap yang sama yaitu menjaga nilai-nilai Islam yang rahmatan lil a’lamin dan juga sikap bersikap moderat. Inilah yang membuat Nabawi TV ada di Indonesia, dengan banyaknya televisi muslim dan swasta yang menayangkan program muslim tetapi yang menanyankan tayangan Islami sesuai dengan kondisi masyarakat yang menganut pemikiran tertentu disitu Nabawi TV dihadirkan.[2] Nabawi TV hadir menjawab Islam dapat mengikuti perubahan zaman pada era globlalisasi ini. Nabawi TV sebagai media dakwah Islami disambut baik oleh masyarakat. Terlihat dari begitu pesatnya perkembangan Nabawi TV hingga sekarang.
“.... Maka dakwah melalui media massa merupakan satu keharusan meski hanya bagaikan setetes embun di tengah dinamika atau lebih tepatnya kegerahan masyarakat bumi. Hari-hari ini media internet dengan twitter, facebook, youtube dan jejaring social lainnya bahkan telah menjadi pilihan media untuk sosialisasi gagasan, baik untuk kepentingan politik maupun bisnis.” [3] Media televisi tidak hanya diperuntukkan sebagai informasi, hiburan, maupun bisnis, namun sebagai media dakwah untuk mengembangkan Islam yang mendunia.  
B.     Pelaksanaan Kerja Profesi

 





[1] Abyan Naufal, Strategi Program Nabawi TV sebagai Media Dakwah, (Surakarta: Institus Seni Indonesia Surakarta), 2017, 27.
[2] Ibid
[3] H. Achmad Mubarok, Psikologi Dakwah: Membangun Cara Berpikir dan Merasa.  (Malang, 2014, 158)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar